Ketentuan Denda Jika Telat Bayar Iuran BPJS

Jika telat bayar iuran BPJS Kesehatan Sebulan saja, pelayanan jaminan kesehatan segera di berhentikan. Apa ketentuan anyar soal sanksi serta denda untuk peserta yang menunggak akan iuran BPJS Kesehatan? 

Kepala Humas BPJS, Irfan Humaidi menerangkan ketentuan tercantum dalam Perpres No.19 Thn. 2016 mengenai Jaminan Kesehatan Nasional, yang dijadikan sebagai revisi kedua dari Perpres No. 12 Thn. 2013.

Perubahan ini berkaitan dengan melimpahnya defisit, yakni total iuran yang diterima sedikit kecil disandingkan jumlah payment manfaat kesehatan. Defisit itu mengancam kelangsungan BPJS Kesehatan.

Apa penyebab defisit?

Tidak sedikit peserta menunggak akan iuran. Cuma bayar iuran saat akan memakai layanan BPJS. Tak semua peserta keluarga bayar iuran. Cuma anggota keluarga yang bakal berobat yang bayar. Masih banyak sekali masyarakat tidak jadi peserta BPJS. BPJS Kesehatan mengganti ketentuan denda serta sanksi untuk peserta yang tak bayar iuran, sebagai berikut:

Menunggak, Layanan BPJS Stop

Peserta musti bayar iuran paling lama hari ke sepuluh di awal bulan.

Jika telat 1 bulan semenjak tanggal 10, sarana BPJS Kesehatan peserta dihentikan sementara. Peserta yang menunggak premi takkan dilayani Puskesmas serta rumah sakit.

Ini peraturan yang sedikit keras dibanding ketentuan lama. Tadinya, BPJS memberi kelonggaran sampai 6 bulan tunggakan iuran menjelang pelayanan diberhentikan.

Lunasi Tunggakan, Kartu Aktif 

Bagaimana supaya status dari peserta BPJS aktif lagi? Peserta musti melunasi tunggakan, yakni:

Iuran tertunggak paling banyak tuk waktu 12 bulan, dan iuran di bulan ketika Anggota ingin mengakhiri pemberhentian sementara. Jadi, peserta musti bayar tunggakan iuran serta iuran bulan berjalan agar kartunya aktif lagi.

Ada perubahan yang lumayan signifikan soal denda. Tadinya, peserta musti bayar denda bila terlambat bayar iuran. Didalam ketentuan baru ini, BPJS menghilangkan denda keterlambatan payment iuran. Jadi, jika telat membayar, peserta cuma bayar tunggakan iuran. Tak ada pembayaran denda.

Tapi, denda didalam ketentuan baru diatur: “Denda cuma berlaku untuk peserta yang mendapatkan Layanan Rawat Inap didalam waktu 45 hari semenjak status kepesertaan aktif lagi, yaitu paling besar 2,5% dari harga layanan kesehatan Rawat inap dikali berapa lama bulan tertunggak pada ketentuan”:

Jumlah bulan tertunggak max 12 bulan. Rp. 30.000.000 adalah denda paling banyak.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published.

General
Info Cara Buat Backlink Dan Cara Optimasi Seo On Page Lengkap Untuk Pemula

Bila Agan membangun tulisan yang bermanfaat buat orang tidak sedikit, dapat menjadi orang yang tadi menyimak artikel-artikel di situs Kamu sewaktu dirinya merasakan manfaatnya dirinya bisa merekomendasikan kepada orang – orang yang lain Ataupun kepada teman-kenalannya. Bisa jadi itu saja tips teknis memperkecil rank alexa dengan sederhana, semoga teknis itu …

General
Sukses Cristiano Ronaldo Sepertinya Berawal Dari Ejekan

Umpan matang Messi kepada Vidal menambah catatan assistnya jadi 260 di seluruh kompetisi. Dari perbandingan statistik di atas, keduanya jelas terlihat mempunyai catatan signifikan. Keduanya sempat bekerjasama selama 3 musim di Santiago Bernabeu. Musim kemudian Benzema memang membukukan 16 gol, tetapi soal efisiensi lagi-lagi masih kalah jika dikompare dengan Higuain, …

General
Simak Harga Shower Kamar Mandi Panas Dingin

Selain itu, lambat laun tangki nantinya mengafami korosi yang dapat menyebabkan kebocoran. Kalau isolasi di kira-kira tangki menguras Ataupun basah, tidak sedikit panas dapat lenyap. Tiba-tiba suamiku bergerak berguling ke arahku juga tangannya hinggap pantas di atas payudaraku, membikin seolah-olah nafasku Baca artikel terhenti. Memakai teknis pengeringan dengan peralatan panas …